Jl. Cikini IV No.10, Cikini,Menteng, Jakarta Pusat, 10330
08111366694
UncategorizedDecember 7, 2022by admin0

Business to Government: Pengertian hingga Strateginya

Apa Itu Business-to-Government?

Business-to-government atau B2G adalah model bisnis yang menjual produk, layanan atau informasi ke pemerintah atau lembaga pemerintah.

Model bisnis B2G memberikan peluang kepada pebisnis untuk mengajukan tender atau produk/layanan yang mungkin pemerintah atau lembaga pemerintahan butuhkan.

Model bisnis ini terdapat pada sektor publik dengan mengajukan tender. Aktivitas B2G dilaksanakan melalui internet melalui penawaran atau bidding secara real-time.

Di Indonesia, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di masing-masing daerah megnatur pengajuan tender tersebut. LKPP ini menyediakan tempat B2G sebagai tempat untuk mengedukasi, sosialisasi dan informasi mengentai pangadaan barang/jasa pemerintah.

Selain itu, tender pengadaan barang / jasa bisa dilakukan secara online melalui sistem e-procurement. Sistem ini di Indonesia disebut dengan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

 

Kelebihan dan Kekurangan Model Bisnis B2G

Model bisnis B2G memberikan kelebihan. Hal ini karena kontrak pemerintah sering kali dalam jumlah besar dan lebih stabil bila dibandingkan dengan kontrak dengan perusahaan swasta yang tidak stabil atau cenderung fluktuatif. Selain itu, proyek dari pemerintah biasanya sudah ada anggarannya sehingga sangat kecil kemungkinan terjadi kendala dalam pembayaran. 

Di sisi lain, model bisnis B2G juga terdapat kekurangan. Proyek di pemerintahan biasanya harus melalui birokrasi yang panjang dan memakan waktu. Kemudian, pemerintah seringkali melibatkan perusahaan yang berafiliasi dengan birokrat, alhasil mereka lebih mudah mendapatkan informasi, persyaratan dan pengadaan.

 

5 Strategi Marketing Business-to-Government

Anda perlu mengembangkan strategi marketing dan produk yang sempurna apabila ingin bekerja sama dengan pemerintah. Berikut ini beberapa strategi agar bisnis Anda lebih menarik di mata customer:

 

  • Tentukan Target Audience

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan institusi pemerintah yang ingin Anda targetkan. Pelajari profile pemerintahan tersebut, misi dan visinya, postingan yang di-share dan produk yang dipilih. Setelah Anda mempelajarinya, Anda bisa membuat buyer persona. Hal ini akan membantu Anda memahami bagaimana mempresentasikan perusahaan dan produk Anda ke calon customer.

 

  • Buat Website yang Menarik

Sebelum mengajukan tender ke pemerintahan, Anda perlu membangun website yang berkualitas lengkap dengan penawaran produk atau layanannya. Situs Anda harus mampu mengkomunikasikan identitas brand dan memenuhi kebutuhan customer

Optimalkan performa SEO website, user experience dan usability. Perusahaan B2G juga harus memperhatikan pembuatan landing page utama. Halaman-halaman website tersebut harus mempunyai desain yang responsive, kecepatan website yang baik, copy yang lengkap dan tombol CTA.  Termasuk gambar, infografik dan elemen visual lainnya.

 

  • Buat Content yang Menarik

Membangun kredibilitas dan kepercayaan membutuhkan content yang berkualitas. Dengan menunjukkan keahlian, kemampuan dan knowledge di industri tersebut, Anda bisa membuktikan bahwa perusahaan Anda adalah pilihan terbaik untuk proyek tersebut. 

 

  • Gunakan CRM

CRM tool merekam komunikasi dengan leads. Dengan bantuan tool ini, Anda bisa mengumpulkan contact, informasi dan mengumpulkan feedback. Alhasil, Anda bisa prospek menjadi customer.

 

  • Gunakan Virtual Reality Experience

Pengalaman yang interaktif dan memungkinkan untuk menggali keunikan dari produk Anda sangat berarti bagi pengambil keputusan di pemerintahan. Customer bisa melakukan test sebelum membeli dan memutuskan apakah produk tersebut cocok. Jika berhasil, Anda akan memenangkan tender dan bekerja sama dengan lembaga pemerintah.

Business to Government - niftyseo.id

 

Perbedaan B2G dengan B2B, B2C, C2C dan D2C

Berikut ini beberapa perbedaannya:

  • Business-to-business (B2B)

Disebut B-to-B, Business-to-business atau B2B adalah perusahaan yang menjual produk atau layanannya kepada perusahaan lain. 

Model bisnis B2 menawarkan apa yang dibutukan oleh perusahaan lain untuk menjalankan kegiatan bisnis serta mengembangkan bisnis mereka. Karena itu, perusahaan B2B mempunyai target market, seperti perusahaan manufaktur, grosir, suku cadang atau produk dan layanan lainnya yang diperlukan oleh perusahaan lain untuk beroperasi.

Pada intinya, perusahaan B2B terjadi karena suatu perusahaan memerlukan barang atau jasa dari perusahaan lain.

 

  • Business-to-customer (B2C)

Business-to-customer atau B2C adalah proses menjual produk dan layanan antara perbisnis dan customer yang bertindak sebagai end user dari produk dan layanan tersebut.

Business-to-customer tradisional model bisnis yang sering kita temukan sehari-hari, seperti di pasar, mall, restoran dan sebagainya. Seiring berjalannya waktu, model bisnis B2C juga merambah ke retail online.

 

  • Customer-to-customer (C2C)

Customer-to-customer atau consumer-to-consumer atau disingkat C2C adalah model bisnis yang memfasilitasi transaksi produk atau layanan di antara para customer

Perusahaan C2C berperan sebagai perantara untuk menjaga engagement dan membantu consumer menjangkau audience yang lebih banyak. Selain itu, perusahaan yang menjalankan marketplace C2C harus memperhatikan platform yang aman dan quality control. Jika tidak, maka pembeli dan penjual tidak akan menggunakannya.

 

  • Direct-to-customer (D2C)

Direct-to-Consumer atau disingkat D2C adalah model bisnis atau strategi menjual produk secara langsung ke konsumen, tanpa bergantung pada pihak ketiga.

Di dalam bisnis retail tradisional, produk melalui beberapa tahap sebelum sampai ke pembeli. Biasanya diawali dengan produsen, diikuti dengan pedagang grosir, distributor, dan terakhir pedagang ecer. Di dalam model bisnis D2C, produk dibangun, dipasarkan, dijual dan dikirim langsung ke konsumen tanpa perantara. 

Itulah ulasan mengenai B2G atau Business-to-Government. Penting untuk mengoptimalkan website Anda dengan optimasi SEO. Nah, tidak ada salahnya mengetahui apa saja manfaat SEO untuk bisnis. Dengan menggunakan jasa SEO terpercaya, niftyseo.id, bisnis Anda bisa berkembang dengan baik.

 

Author: Uswatun Hasanah

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *